Pelantikan Djarot Saiful Hidayat menggantikan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta, mendapat tanggapan dari Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Partai Emas) Hasnaeni Moein atau yang populer dengan panggilan Wanita Emas.
Menurutnya, sejak Ahok ditahan setelah divonis bersalah dalam kasus penistaan agama, Djarot yang menjabat menggantikannya sebagai pelaksana tugas hingga dilantik menjadi gubernur, belum ada perubahan yang signifikan.
Bahkan mantan kader Partai Demokrat ini menyebut, salah satu persoalan yang tak kunjung diselesaikan Pemprov DKI baik di bawah kepemimpinan Ahok maupun Djarot adalah kemacetan.
"Pak Djarot gak ada perubahan signifikan, tambah macet, jalan di tempat," kata Wanita Emas kepada Netralnews.com, Jumat (16/6/2017).
"Saya berapa hari yang lalu, saya kejebak macet di Buncit (Jakarta Selatan) 7 jam, yang biasanya cuma di tempuh 30 menit," ungkap politisi yang pernah meramaikan bursa bakal calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada DKI 2017 ini.
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (15/6/2017) kemarin, di Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Djarot menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok. Ia dilantik dengan dasar Keppres Nomor 76/P/2017.
Djarot sebelumnya menjabat Wakil Gubernur, kemudian diangkat menjadi Pelaksana tugas (Plt) Gubernur setelah Ahok dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama dan divonis dua tahun penjara.
Mantan Wali Kota Blitar ini akan menjabat hingga Oktober, dan nantinya akan digantikan oleh Gubernur terpilih di Pilkada DKI 2017, Anies Baswedan.
Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro
